Cara Penggemukan Sapi Potong Yang Menguntungkan

thumbnail
Cara Penggemukan Sapi Potong Yang Menguntungkan - Beberapa petani ternak hewan selalu mencari cara untuk mendapatkan keuntungan lebih, dan salah satu cara untuk menghasilkan uang yang besar dan banyak adalah dengan cara melakukan bisnis ternak sapi menggunakan metode pembesaran sapi. Memang tidak bisa di pungkiri bahwa proses penggemukan ini sangat menguntungkan dan mendapatkan hasil yang pasti sebab kebutuhan akan daging di Negara Indonesia kian hari semakin meningkat.

Nah dalam penjelasan kali ini kami selaku penulis cari uang akan mengajak anda bagai mana cara mendapatkan keuntungan dari usaha penggemukan sapi potong dengan waktu yang relative singkat. Pada umumnya cara penggemukan sapi ini memakan waktu satu periode atau 6 bulan namun dengan beberapa cara yang akan kami tunjukkan anda bisa mendapatkan keuntungan yang sangat cepat hanya membutuhkan waktu 3 – 4 bulan saja.
Cara Penggemukan Sapi Potong Yang Menguntungkan


Dalam proses awal melakukan penggemukan sapi potong ada beberapa hal yang harus anda perhatikan yang pertama adalah menentukan jenis sapi mana yang akan anda besarkan, menyediakan lokasi, pembuatan dan kebersihan kandang, kemudian memperhatikan pakan untuk sapi.  Beberapa hal tersebut sangat penting untuk menunjang keberhasilan anda sebagai peternak sapi yang sukses. Perlu anda ketahui, proses atau cara penggemukan sapi tidak hanya di lakukan di Indonesia saja melainkan banyak di lakukan di luar negri.

Nah sistem penggemukan di luar negri banyak di kenal dengan sistem dry lot fattening, pasture fattening, dan kombinasi kedua sistem, sedangkan untuk di Negara kita Indonesia terkenal dengan sebutan Kereman atau sistem paron. Nah dalam pembahasan kali ini kami akan mengajak anda untuk menggunakan sistem keremen sebab cara ini terbilang cukup efesien dan sangat menguntungkan. Dalam cara penggemukan sapi potong sapi di rawat dengan sangat intensif di dalam kandang dan hanya di keluarkan saat kandang sedang di bersihkan.

Keuntungan yang di dapat dari usaha penggemukan sapi adalah yang pertama kita bisa mendapatkan sapi yang besar dengan lemak yang banyak dan bobot yang baik kemudian yang kedua kita juga bisa menjual kotoran sapi yang di gunakan sebagai pupuk kandang. Jadi dalam usaha ini kita mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Nah untuk lebih jelasnya mengenai Cara Penggemukan Sapi Potong Yang Menguntungkan Berikut hal hal yang harus anda perhatikan


Cara Penggemukan Sapi Potong Yang Menguntungkan


Memilih Jenis Sapi Potong

Hal yang paling utama yang harus anda lakukan adalah dengan memilih jenis sapi potong apa yang akan anda besarkan. Hal ini jelas merupakan salah satu hal yang wajib anda perhitungkan dan fikirkan. Oleh sebab itu dalam menjalani usaha penggemukan sapi anda di wajibkan untuk mengenal lebih dalam lagi tentang jenis sapi potong yang ada di Negara Indonesia dan yang cocok di pelihara di daerah anda, sebab tidak semua jenis sapi mampu beradaptasi dengan baik di seluruh daerah di Indonesia.


Nah untuk jenis sapi unggul yang di kembangkan di Indonesia sendiri cukup banyak, anda bisa memilih salah satu dari sapi tersebut, berikut jenis sapi potong yang berada di Indonesia
  • Sapi Limosin
  • Sapi Brahman
  • Sapi bali
  • Sapi Ongole
  • Sapi PO (peranakan ongole)
  • Sapi Madura dan lain sebagainya

Pilihlah salah satu dari jenis sapi tersebut yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, dengan begitu keuntungan yang di dapat jauh lebih besar dan tentunya tidak memakan waktu yang cukup lama sehingga biaya oprasional bisa anda control. Nah kemudian ciri sapi bakalan yang di gunakan dalam usaha atau cara penggemukan sapi potong yang bagus sebaiknya sebagai berikut,
  • Memiliki bulu yang pendek dan tidak berminyak
  • Punggung Lurus
  • Memiliki rangka yang besar
  • Mempunyai tuang rusuk cembung
  • Bentuk badan silindris
  • Sehat dan tidak memiliki cacat fisik


Kemudian selain ciri di atas, sapi bakalan yang di gunakan dalam pembesaran sebaiknya,
  • Sapi jantan muda yang sudah memasuki tingkat dewasa
  • Memiliki bobot minimal 200 kg/ekor
  • Telah memasuki umur 1 – 1,5 tahun
  • Berbadan kurus dan sehat


Dengan bakalan sapi yang memiliki ciri diatas dapat di pastikan sapi yang anda besarkan mudah sekali untuk di gemukan walapun sapi bakalan tersebut berbadan kurus.

Tips
"Apabila anda ingin mendapatkan keuntungan secara cepat dari cara penggemukan sapi, sebaiknya beli lah bakalan sapi yang memiliki umur setidaknya 2,5 sehingga masa panen hanya memakan waktu 3 – 4 bulan saja dan jangan membeli bakalan sapi yang berumur 3 tahun sebab masa pertumbuhan untuk membentuk daging sudah mulai melambat."


Pembuatan Kandang Sapi

Selanjutnya adalah pembuatan kandang sapi, sebelum membuat kandang untuk sapi tentunya anda harus menentukan tempat atau lahan untuk membuat kandang. Usahakan dalam pembuatan kandang lahan yang di gunakan memiliki criteria sebagai berikut
  • Lahan luas dan bersih terbebas dari segala jenis macam penyakit
  • Jauh dari rumah tetangga, setidaknya 10 – 20 dari rumah dan mata air
  • Usahakan lokasi lahan mendapatkan sinar matahari yang cukup
  • Lokasi dekat dengan sumber
  • Dan usahakan lokasi yang di gunakan banyak terdapat pepohonan yang rindang dan sejuk


Setelah lahan di sediakan lanjut ketahap selanjutnya yaitu pembuatan kandang, dalam pembuatan kandang sapi ada dua tipe, yaitu tipe individu dan kelompok. Pada kandang tipe individu memiliki keunggulan yaitu dapat memacu pertumbuhan yang sangat pesat, sebab tidak ada persaingan dalam perebutan makanan dan memiliki ruang gerak yang terbatas, sehingga sapi tidak banyak bergerak dan energy yang di dapat dari pakan hanya digunakan untuk hidup pokok dan proses produksi daging. Untuk ukuran yang ideal pada kandang invidu adalah 2 x 2 meter.

Dalam pembuatan kandang usahakan dinding kandang jangan terlalu rapat sehingga pergantian udara atau siklus udara di dalam kandang berjalan dengan baik. Kemudian wadah atau tempat pakan dan minum sapi usahakan terbuat dari bahan yang kokoh agar tidak rusak dan mudah bocor. Selain itu buatlah parit atau saluran pembuangan air, usahakan parit tersebut mengalir ke sungai atau kepenampungan yang sudah di sediakan sebelumnya.

Pemberian Pakan

Dalam cara pembesaran sapi potong hal yang harus anda perhatikan adalah pemberian pakan. Agar pertumbuhan atau produksi daging dapat berjalan secara optimal dan lebih cepat anda harus memperhatikan dengan baik pakan untuk sapi pembesaran. Seperti memberikan pakan tambahan pada hewan ternak, usahakan makanan tambahan yang di dapat dari sumber yang kuat dan mudah untuk mendapatkannya.

Dalam proses penggemukan sapi pemberian pakan hijauan saja tidak cukup namun harus di kombinasi dengan pakan konsentrat atau tambahan. Nah pakan yang di gunakan untuk cara penggemuka sapi dapat di atur dengan perbandingan 10 – 12 % pakan hijauan dan 1 – 2 % pakan konsentrat. Pemberian untuk pakan hijauan sebaiknya 3 kali dalam sehari dan waktu yang ideal adalah pada pagi hari jam 08.00 siang hari 12.00 dan sore hari jam 17.00 wib.

Pemberian pakan penguat atau tambahan seperti kosentrat atau dedek padi di campurkan dengan bungkil yaitu dengan perbandingan 70 % dedek dan 30 % bungkil kelapa dan jangan lupa di tambahkan 0,5 % tepung tulang dan 1 % garam dapur. Pemberian pakan tambahan sebaiknya di berikan pada pagi hari sebelum sapi di berikan pakan hijauan.


Selain memperhatikan pakan dari cara penggemukan sapi potong anda harus memperhatikan air minum. Usahakan air minum arus selalu tersedia, setidaknya di butuhkan air minum sebanyak 20 – 40 liter air minum untuk setiap 1 ekor sapi. Selain itu jumlah nutrisi dan vitamin pada sapi harus sesuai untuk mendongkrak produksi daging pada sapi potong setiap hari.


Kunci Sukses

Sebenarnya kunci sukses dari cara penggemukan sapi pedaging atau potong itu sendiri adalah dari bakalan sapi yang di gunakan dalam pembesaran. Usahakan dalam melakukan pembesaran bakalan sapi harus benar benar di seleksi dan terpilih sebaik mungkin. Sebab bakalan sapi adalah hal utama yang harus di perhatikan dalam pembesaran untuk menentukan keberhasilan dalam usaha penggemukan sapi potong.

Dengan memilih bakalan sapi yang baik dan bagus dapat menerima asupan makanan sehingga pertumbuhan sapi bakalan akan berjalan dengan optimal. Dan begitu juga sebaliknya apabila bakalan sapi yang di ternak di dalam kondisi bagus akan sulit untuk menerima nutrisi yang di berikan dari makanan sehingga dapat menggangu proses pertumbuhan dan pembentukan daging pada sapi potong.



Mungkin hanya ini penjelasan mengenai cara penggemukan sapi potong yang bisa kami sampaikan semoga dengan adanya referensi di atas dapat membantu anda dalam menjalani bisnis penggemukan sapi agar berjalan dengan baik. Terima kasih telah membaca Cara Penggemukan Sapi Potong Yang Menguntungkan  dan sampai jumpa

Peluang Bisnis Ternak Sapi Bagi Pemula

thumbnail
Peluang Bisnis Ternak Sapi Bagi Pemula - Usaha untuk menghasilkan rupiah memang sangat banyak sekali, ada 1001 lebih peluang usaha bisnis salah satunya adalah bisnis dengan cara beternak sapi. Peluang usaha beternak sapi ini sangat menjanjikan mengingat kebutuhan akan daging di Negara kita kian hari kian meningkat. Tentunya dengan daging yang kian hari semakin meningkat membuat harga daging dan sapi semakin meningkat sehingga membuat peluang yang sangat besar untuk menghasilkan pundi pundi rupiah.

Untuk melakukan usaha dengan cara beternak sapi ini suatu usaha yang tidak mudah, sebab membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan ketekunan. Banyak sekali hal yang harus di perhatikan dalam melakukan bisnis ternak sapi terutama bagi anda yang masih pemula. Selain itu usaha ini adalah usaha sampingan sama seperti budidaya ikan lele atau ikan hias sehingga tidak mengganggu pekerjaan utama anda atau pekerjaan lainnya.

Dan keuntungan yang di dapat jauh lebih besar dari usaha sampingan lainnya, namun tentunya dengan hasil yang besar dibutuhkan juga modal yang besar dan tidak sedikit. Selain modal yang harus di butuhkan dalam melakukan usaha ternak sapi anda juga di tuntut untuk memperhatikan bentuk ukuran kandang,  kebersihan kandang, asupan vitamin untuk sapi dan jenis makanan yang banyak mengandung protein sehingga sapi sapi yang anda ternak memiliki bobot atau berat badan yang baik dan sehat.
Peluang Bisnis Ternak Sapi Bagi Pemula


Bisnis ternak sapi memberikan anda keuntungan tidak kurang dari 10 – 20 juta, apalagi saat anda menjual sapi anda saat hari besar atau hari qurban. Keuntungan yang bisa di dapat mencapai 3 kali lebih besar dari hari biasanya. Nah pada kesempatan kali ini kami selaku cari uang akan mengajak anda untuk membahas bagaimana cara usaha dengan beternak sapi yang baik khususnya bagi peternak pemula.

Perlu anda ketahui,  bahwa ternak sapi merupakan usaha sampingan dengan prospek yang sangat baik dan sangat menarik, mengingat kebutuhan akan daging di pasaran setiap  harinya selalu naik dan harga sapi selalu mengalami kenaikan sehingga sulit mengalami kerugian. Nah bagaimana proses dan kinerja usaha dari beternak sapi berikut kami jelaskan secara rinci tentang Peluang Bisnis Ternak Sapi Bagi Pemula
                                                 
                                                                 

Peluang Bisnis Ternak Sapi Bagi Pemula


Memilih Jenis Sapi

Nah ketika anda hendak melakukan bisnis ternak sapi atau penggemukan sapi hal yang akan anda lakukan adalah dengan menentukan jenis sapi mana  yang akan anda ternak. Sapi pedaging atau potong, sapi perah dan lain sebagainya. Namun dalah kasus ini banyak sekali para peternak sukses menjalankan dengan usaha ternak sapi potong atau pedaging, sebab dengan melihat harga daging yang kian melambung membuat usaha ini kian banyak di gemari dan banyak di cari oleh banyak orang.

Tentukan jenis sapi yang akan anda ternak, baik itu sapi limosin, sapi Brahman atau sapi lokal lainnya. Dengan mengenal lebih jauh tentang sapi anda akan lebih mudah untuk mengetahui sapi mana yang mempunyai berat dan daging yang banyak. Dan untuk mengenal jenis sapi lainnya yang ada di Indonesia anda bisa melihat di sini Jenis jenis Sapi


Persiapan Lahan

Langkah selanjutnya di dalam bisnis ternak sapi yang harus anda lakukan adalah dengan menyiapkan persiapan lahan. Siapkan lahan yang jauh dari keramaian seperti di kawasan yang ramai, atau padat penduduk sebab sama halnya dengan kambing dan kerbau sapi memiliki kotoran yang memiliki aroma bau yang tidak sedap sehingga dapat mengganggu tetangga terdekat.

Selain itu, kotoran sapi juga termasuk jadi tempat atau sarang penyakit. Jadi usahakan lahan yang akan di gunakan dalam keadaan bersih, rindang segar dan siklus udara berjalan dengan baik.


Persiapan Kandang

Setelah lahan selesai dan sudah di tentukan hal yang harus anda lakukan adalah dengan menyiapkan kandang. Buatlah kandang dengan berukuran besar dengan bentuk beratap seperti rumah namun terbuka agar udara dapat keluar masuk dengan baik atau siklus udara di dalam kandang berjalan dengan sebagai mana mestinya. Untuk membuat kandang sebaiknya gunakan kayu yang memiliki harga murah namun berkualitas bagus seperti kayu albasiah.

Kemudian buatlah ruangan di dalam kandang sapi, untuk ukuran ruangan di dalam kandang setidaknya mencapai 2 x 2 x 2 meter persegi untuk  satu ekornya. Sapi memiliki badan yang besar sehingga ruangan juga harus sesuai dengan ukuran sapi yang anda ternak. Usahakan kandang tidak panas sebab sapi tidak suka panas,kandang harus sejuk dan rindang lebih bagusnya kandang di buat di bawah pohon.


Membuat Saluran Sanitasi

Kemudian dalam pembuatan kandang dari bisnis ternak sapi jangan lupa juga untuk membuat saluran sanitasi. Anda harus membuat saluran pembuangan air, tujuannya agar mudah membuang kotoran dan membersihkan kotoran di dalam kandang. Selain itu memudahkan anda untuk memandikan sapi, dengan saluran air yang anda buat air bekas pemandian akan mengalir dan tidak menggenang sehingga terlihat kotor yang menimbulkan berbagai macam penyakit.

Usahakan dalam pembuatan saluran air, pembuangan di arahkan langsung menuju ke sungai atau tempat yang memang sudah di sediakan khusus. Kemudian siapkan juga galian untuk menampung kotoran sapi, dengan begitu anda juga bisa menghasilkan pupuk kandang dan tentunya dengan pupuk kandang anda akan mendapatkan penghasilan sampingan.


Pemberian Pakan

Dalam bisnis ternak sapi yang harus peternak perhatikan adalah pemberian pakan. Dalam hal ini pemberian pakan sangat penting sebab sangat berperan besar dalam pembesaran sapi.  Usahakan suplay makanan untuk sapi tercukupi jangan sampai asupan makanan tidak tercukupi karena ini hal yang paling utama. Nah dalam proses penggemukan berikan rumuput gajah, sebab rumput gajah sangat baik untuk pertumbuhan sapi dan proses pembesaran atau penggemukan badan.

Atau anda juga bisa menggunakan makanan buatan seperti pakan jerami yang sudah di fermentasi, cara ini banyak di lakukan oleh peternak sukses untuk mencukupi kebutuhan akan rumput hijauan yang semakin sulit. Untuk memeberikan pakan pada sapi setidaknya berikan 3 kali dalam sehari atau 25% dar berat tubuhnya dengan begitu anda akan mengharapkan bobot sapi bertambah seperti yang anda harapkan.  Dan untuk membuat pakan dari fermentasi jerami anda bisa melihatnya di sini Pakan Fermentasi Jerami


             

Berikan Vitamin Dan Vaksin

Selain memperhatikan pemberian pakan ketika menjalaini bisnis ternak sapi anda juga harus memperhatikan pemberian vitamin dan vaksin. Sebab sapi adalah hewan yang rentan terhadap penyakit, nah oleh karena itu anda harus benar benar memperhatikan kondisi sapi agar selalu sehat. Apabila sapi hidup sehat maka selera makan hewan ini akan sangat baik dan lahap, dengan begitu impian anda untuk melakukan penggemukan sapi lebih cepat dan biasanya lebih cepat mencapai target yang anda inginkan.


Perincian Modal Usaha Ternak Sapi

Sebelum semua itu di lakukan ketika hendak melakukan bisnis ternak sapi hal yang paling utama yang harus anda pikirkan adalah modal. Seperti yang sudah kami jelaskan di atas bahwa dalan usaha beternak sapi membutuhkan modal yang tidak sedikit, nah untuk mengetahui berapa modal yang di butuhkan dalam usaha ternak sapi berikut rincian dan analisa modal usahanya,
  • Persiapan lahan misal anda tidak mempunyai lahan anda bisa menyewanya lebih bagus apabila anda mempunyai lahan sendiri
  • Modal untuk membeli anakan atau bakalan sapi, kita ambil contoh jenis sapi PO dengan harga Rp. 7.000.000,-/ekor untuk berat 250 kg, saat bisnis ternak sapi setidaknya membuthkan 7 ekor bakalan sapi
  • Modal untuk membayar pekerja selama satu periode atau selama 6 bulan hingga sapi bisa dijual, dengan biaya Rp.500.000,-/ekor/bulan
  • Modal untuk membuat kandang, kita ambil contoh dengan pembuatan kandang dengan ukuran 30 meter persegi, biaya modal per 1 meter kita hitung Rp. 200.000,-
  • Penyusutan Kandang selama satu tahun 20 % jadi selama satu periode 6 bulan hanya 10 %
  • Kebutuhan peralatan kandang selama 1 tahun sebesar Rp.500.000,- jadi satu periode Rp. 250.000,-
  • Biaya obat obatan seperti vitamin atau vaksin sebesar Rp. 60.000,-
  • Biaya pemberian pakan dalam satu periode
    • Untuk Pakan HMT (hijuan makanan ternak) membutuhkan 3 kg/hari x 7 sapi x 180 hari x Rp. 1000
    • Pakan Kosentrat membutuhkan 3 kg/hari x 7 sapi x 180 hari x Rp. 1500
    • Pakan Tambahan membutuhkan 3 kg/hari x 7 sapi x 180 hari x 500


Biaya Pembuatan kandang

Kandang 40 meter persegi x 200.000         = Rp. 6.000.000,-
Kebutuhan/peralatan Kandang                 = Rp. 250.000,-
Total                                                      = Rp. 6.250.000,-

Biaya Variable

Sapi Bakalan 7 x Rp.7.000.000,-                                          = Rp. 49.000.000,-
Pakan HMT 3 kg/hari x 7 sapi x 180 hari x Rp. 1000             = Rp. 3.780.000.-
Pakan Kosentrat 3 kg/hari x 7 sapi x 180 hari x Rp. 1500     = Rp. 5.670.000,-
Pakan tambahan 3 kg/hari x 7 sapi x 180 hari x 500            = Rp. 1.890.000,-
Total                                                                                =  Rp. 60.340.000,-

Biaya Tetap/Karyawan Bila Perlu

Tenaga kerja 1 orang x 6 x 500.000,-                    = Rp.3.000.000
Penyusutan kandang 10 % x Rp. 6.000.000            = Rp. 600.000,-
Penyusutan Peralatan                                          = Rp. 25.000,-
Total                                                                   = Rp. 3.625.000,-

Total biaya produksi atau modal usaha bisnis ternak kambing  Rp. 6.250.000,- + Rp. 60.340.000,- + Rp. 3.625.000,- = RP. 70.215.000,-


Biaya Penerimaan bisnis ternak sapi atau pembesaran sapi

Biaya atau uang dari penjualan sapi dan kotoran sapi
Penjualan kotoran ternak selama satu periode 6.000 kg x Rp. 400 = Rp. 2.400.000,-
Didapatkan Penambahan berat badan 1 kg/hari x 180 hari = 180 kg/ekor/periode, dan berat badan sapi yang sekarang untuk setiap ekornya mencapai 250 + 180 = 430 kg/ekor, untuk berat keseluruhan sapi adalah 7 x 430 kg = 3010 kg dengan harga daging sapi Rp. 80.000/kg. jadi uang yang didapat adalah Rp. 240.000.000,-

Jadi Total Penerimaan   Rp. 240.000.000,- + Rp.  2.400.000,- = Rp. 242.400.000,-

JADI KEUNTUNGAN YANG DI DAPAT DARI BISNIS TERNAK SAPI ADALAH Rp. 242.400.000 – Rp. 70.215.000,- =  Rp. 172.185.000,-



Itulah tadi penjelasan mengenai bisnis ternak sapi atau pembesaran sapi, modal yang dibutuhkan memang besar namun dengan penghasilan yang di dapat tentu bisnis ini sangat menguntungkan. Bagaimana? Anda tertarik, silahkan mencoba dan semoga sukses.


Demikian perjumpaan kita kali ini, apabila ada penulisan yang salah kami segenap admin meminta maaf, simak terus kelanjutan artikel terbaru dari kami. terima kasih telah membaca Peluang Bisnis Ternak Sapi Bagi Pemula dan sampai jumpa ^_^

Jenis Jenis Sapi Unggulan Lengkap Beserta Foto

thumbnail
Jenis Jenis Sapi Unggulan Lengkap Beserta Foto - Mengenal lebih jauh tentang sapi, sapi adalah salah satu hewan yang masih masuk kedalam ras Bovinae, atau biasa di panggil lembu. Di Negara kita Indonesia ada banyak sekali sapi unggulan baik itu sapi potong atau pedaging dan sapi perah atau penghasil susu. Selain bisa di andalkan untuk di ambil susu atau dagingnya sapi juga bisa di gunakan sebagai alat transportasi atau sebagai alat pembajak di sawah. Namun ada beberapa suku di Negara kita Indonesia menganggap sapi hewan sakral dan suci, mereka menggunakan nya dalam beberapa acara penting atau perayaan dan lain sebagainya.
Jenis Sapi


Untuk anda yang ingin mengetahui jenis jenis sapi kami akan memberikan beberapa informasi kepada anda mengenai berbagai macam jenis sapi, baik itu sapi pedaging, potong, ataupun sapi pekerja. Nah untuk anda yang ingin memulai bisnis dengan cara beternak sapi, ada baiknya anda membaca isi di dalam artikel ini terlebih dahulu sehingga anda tahu sapi mana yang mendapatkan untung yang banyak, sebab sapi termasuk hewan komoditi yang paling unggul di beberapa Negara termasuk Indonesia.

Baca Bisnis Ternak sapi

Kemudian sapi memiliki harga yang tinggi sehingga sangat bagus untuk mencukupi kebutuhan ekonomi anda, apalagi saat di hari raya qurban, harga sapi bisa melambung tinggi bahkan 3 kali lipat dari harga biasanya. Nah dari situ kita bisa memahami dan mengenal lebih dalam lagi tentang jenis jenis sapi agar di saat melakukan usaha bisnis sapi kita mendapatkan untung yang melimpah. Mungkin anda ingin mengetahui harga sapi silahkan lihat di sini Harga Sapi Terbaru

Baik, untuk mengetahui apa saja jenis sapi yang ada di Indonesia baik unggulan, pedaging, pekerja dan sapi perah simak ulasannya di bawah ini,


Jenis Jenis Sapi Unggulan Lengkap Beserta Foto


Sapi Limosin (Limousine)

Sapi limosin atau sapi Diamond Limousine merupakan jenis sapi unggulan dan merupakan sapi pedaging yang menjadi andalan masyarakat Indonesia. jenis sapi ini pertama kali di kembangkan di Negara perancis dan berhasil di kembang kan di Indonesia dengan baik hingga sekarang.
Sapi-limosin


Untuk sekarang di tahun 2016 ini sapi limosin memiliki harga yang tinggi jika di banding dengan sapi pedaging lainnya selain itu limosin memiliki perototan yang sangat baik jika di bandingkan dengan sapi Simental.


Untuk ciri nya, sapi ini memiliki bentuk tanduk yang kecil, tubuh yang sangat besar dan memiliki perototan yang bagus serta kulit tebal dan bulu berwarna merah ke coklatan. Keunggulan sapi limosin dari jenis jenis sapi lain adalah mempunyai tingkat pertumbuhan yang sangat cepat, dalam sehari bisa mencapai 1,1 kg. kemudian berat atau bobot untuk sapi limosin jantan dewasa bisa mencapai 1,2 ton/ekor.


Sapi Brahman

Selanjutnya ada sapi Brahman, sapi ini berasal dari india dan berhasil di kembang biakkan secara pesat di amerika serikat pada tahun 1849. Di Negara As sapi Brahman di seleksi dengan baik sehingga menghasilkan sapi yang sangat bermutu. Kemudian setelah berhasil sapi Brahman di export ke luar negri termasuk Indonesia. dan di Indonesia pun dapat berjalan dengan baik dan sama dengan limosin sapi Brahman menjadi andalan para peternak sapi.
Sapi-brahman


Sapi Brahman sendiri sering di sebut sapi super karena memiliki perototan yang bagus seperi limosin dan juga memiliki berat yang bisa mencapai 1 ton lebih. Harganya pun jelas lebih mahal jika di banding dengan sapi lokal atau sapi asli Indonesia. Dan Brahman termasuk kedalam jenis sapi potong atau pedaging dan sangat cocok di ternak di Negara kita Indonesia.


Untuk cirinya memiliki punuk yang besar dan memiliki kulit longgar bergelambir kebawah dari leher higga perut lebar, dengan banyak bentuk lipatan lipatan. Kemudian mempunyai kulit yang sangat beragam mulai dari warna coklat, putih dan sampai kehitaman. Brahman juga mempunyai keunggulan seperti tahan akan terhadap penyakit serta memiliki karkas yang sangat bagus.


Sapi Simental

Jenis jenis sapi unggulan lainnya adala sapi simental, sama dengan sapi limosin dan Brahman sapi ini adalah sapi yang memiliki badan yang sangat besar dan memiliki perototan yang sangat kuat. Banyak para petani sapi dan membeli salah membedakan mana sapi simental, limosin, dan Brahman. Sebab ke tiga jenis sapi ini memiliki ciri yang hampir sama dengan berat yang bisa mencapai 1 ton lebih.
Sapi simental


Sapi simental berasal dari Negara Switzerlan (Swiss) dan berhasil di kembangkan secara pesat hingga saat ini di Negara Australia, Selandia baru dan benua  Amerika. Untuk tipe sapi ini memiliki dua fungsi yaitu bisa di jadikan sapi perah dan juga bisa di jadikan sapi pedaging. Berat sapi simental jantan dewasa bisa mencapai 1150 kg/ekor sedangkan untuk betina dewasa mencapai 800 kg/ekor.

                              

Sapi PO (Peranakan Ongole)

Jenis jenis sapi berikut nya adalah sapi PO atau singkatan dari Pernakan Ongole. Untuk sapi yang satu ini adalah salah satu jenis sapi lokal  asli Indonesia atau biasa di sebut sapi jawa atau sapi putih. Sapi PO sendri merupakan sapi hasil persilangan antara sapi Ongole yang berasal dari india dengan sapi jawa. Selain di jadikan sapi pedaging sapi PO bisa di jadikan sapi pekerja seperti membajak sawah.
sapi PO


Ciri khas dari sapi Po sendiri adalah memiliki punuk dan gelambir besar dan menggelantung namun tidak sebesar sapi Ongole. Warna bulu pada sapi ini sendiri adalah putih keabu abuan, dan untuk berat sapi PO sangat bervariasi dari 220 kg sampai 600 kg/ekor.


Sapi Ongole

Kemudian ada sapi ongole, jenis sapi ini banyak di kembangkan dan di ternak di pulau Sumbawa sehingga terkenal dengan sebutan sapi SO (Sumbawa Ongole). Berbeda dengan jenis jenis sapi lain, Sapi Ongole memiliki dua fungsi yaitu pertama bisa di jadikan sebagai sapi pedaging dan kedua bisa di jadikan sapi pedaging.  Keunggulan yang terdapat pada sapi ini adalah tahan lapar dan tahan tidak minum serta memiliki toleransi makanan sehingga anda bisa memberinya makan yang sederhana.
sapi ongole


Ciri dari sapi ongole sendiri adalah memiliki punuk yang besar dan gelambir besar dari leher hingga perut lebar. Telinganya panjang dan menggantung dan bentuk kepalanya relatife pendek dan melengkung serta memiliki mata yang besar. Kemudian mempunyai tanduk yang kecil dan biasanya hanya bungkul kecil saja. Kemudian mempunyai tubuh yang besar dan berat mencapai 600 kg/ekor. Untuk warna sangat bervariasi, dari warna putih sampai putih kelabu dan campuran warna kuning orange.


Sapi bali

Jenis jenis sapi unggulan lainnya yang berada di Indonesia adalah sapi bali. Untuk jenis sapi bali mempunyai warna yang khas yang tidak di miliki oleh sapi lain yaitu terdapat warna putih di antara kedua kaki di bagian belakang. Untuk sapi pendet atau anakan sapi memiliki warna merah sawo matang apabila sudah dewasa akan berubah menjadi kehitam hitaman untuk sapi jantan sedangkan untuk sapi betina akan tetap tidak berubah.
sapi bali


Sapi bali masuk kedalam sapi pekerja, sebab sapi ini merupakan keturunan dari sapi liar dan banteng. Selain itu sapi ini memiliki bentuk tubuh yang kuat dengan pertototan yang besar dan stamina dayan tubuh yang sangat baik dan kuat.


Sapi Madura

Kemudian ada sapi Madura, jenis sapi ini merupakan hasil persilangan antara sapi Zebu (Bos Indicus) dengan sapi Banteng (Sondaicus). Sapi Madura sendiri merupakan salah satu jenis sapi pedaging dan pekerja, untuk sapi jantan memiliki sedikit punuk sedangkan untuk sapi betina tidak berpunuk. Memiliki tanduk kecil dengan lengkungan setengah bulan dan ujung tanduk menghadap ke depan. Kemudian warna pada sapi Madura berwarna merah bata baik itu jantan atau betina.
sapi madura


Dan untuk berat badan mencapai 350 kg/ekor dan tinggi rata rata pada sapi jenis ini mencapai 118 cm. walaupun memiliki bentuk yang kecil namun mempunyai stamina yang bagus.



Nah itulah jenis jenis sapi unggulan lokal maupun non lokal yang berhasil di kembangkan di Indonesia baik itu sapi pedaging atau potong maupun sapi perah dan sapi pekerja. mudah mudahan dengan adanya referensi atau penjelasan mengenai jenis sapi dapat membantu anda semua dalam membedakan nama nama dan jenis sapi yang ada di Indonesia.


Mungkin hanya itu yang bisa kami sampaikan, simak terus kelanjutan artikel terbaru kami. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah membaca Jenis Jenis Sapi Unggulan Lengkap Beserta Foto dan sampai jumpa !!!

Daftar Harga Ayam Broiler Hari ini Februari 2016

thumbnail
Daftar Harga Ayam Broiler Hari ini Februari 2016 - Kebutuhan akan daging ayam di Negara kita semakin hari kian meningkat sama halnya akan kebutuhan daging sapi atau kambing. Naik turunnya harga pun sering terjadi baik itu kalangan peternak ayam, maupun penjual. Nah pada kesempatan kali ini kami selaku penulis cara cari uang akan memberikan sebuah informasi mengenai harga untuk ayam khususnya ayam broiler.

Karena perputaran harga dan kebutuhan akan daging ayam Negara kita berjalan pesat sehingga banyak sekali dari para kalangan penjual ayam maupun peternak ayam yang ingin mengetahui daftar harga ayam broiler di setiap harinya. namun untuk menjawab masalah itu anda semua tidak perlu khawatir sebab kami akan memaksimalkan informasi mengenai harga ini setiap hari.
Ayam Broiler


Umumnya harga untuk ayam broiler di hitung menurut berat per 1 ekor ayam, ayam yang memiliki ukuran atau berat 1 kg dengan ayam yang memiliki berat 1,2 kg memiliki harga yang berbeda. Dan jelas di setiap daerah memiliki harga yang berbeda beda pula. Contohnya saja untuk daerah lampung dan jawa jelas sudah memiliki harga yang berbeda atau di daerah Jakarta dan bandung. Namun anda tidak perlu khawatir sebab kami akan menginformasikan harga untuk ayam broiler di setiap daerah daerah di Indonesia.

Harga ini juga kami ambil dari banyak sumber yang terpercaya, sehingga bisa menjadi patokan anda dalam menjual ayam broiler. Kisaran harga yang akan kami berikan sangat bervariasi, nah untuk mengetahuinya langsung saja kita simak ulasan mengenai Daftar Harga Ayam Broiler Hari Ini Januari 2016

Daftar Harga Ayam Broiler Hari Ini Februari 2016




KOTA/KABUPATEN
UKURAN
HARGA POSKO
Jabodetabek, Sukabumi, Cianjur, Subang dan Banten
< 0,1
24.600
1,0 – 1,2
24.100
1,2 – 1,4
22.800
1,4 – 1,6
21.900
1,6 – 1,8
21.900
1,8 – 2,0
22.100
> 2,0
22.100
 Bandung, Tasikmalaya, Garut, Sumedang dan sekitarnya
< 1,0
23.900
1,0 – 1,2
 23.400
1,2 – 1,4
22.900
1,4 – 1,6
22.700
1,6 – 1,8
22.500
> 1,8
22.500
Cirebon, Kuningan, Indramayu, Majalengka
1,2 – 1,4 – 1,6
 22.000
1,6 – 1,8
 22.000
> 1,8
 22.000
Semarang, Yogyakarta, Solo, Purwokerto, Tegal, dan sekitarnya
< 2,0
21.500
> 2,0
21.500
Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, Jember, Lamongan dan sekitarnya
< 2,0
 21.000
> 2,0
 21.000
Banjarmasin, Banjarbaru, Pelaihari, Batola dan sekitarnya
< 2,0
 15.000
> 2,0
17.000
Balikpapan, Berau, Bontang, Kutai dan sekitarnya
< 2,0
20.000
> 2,0
20.000
Samarinda dan sekitarnya
< 2,0
20.000
> 2,0
20.000
Palangkaraya, Sampit, Pangkalanbun dan sekitarnya
< 2,0
19.000
> 2,0
19.000
Pontianak, Sambas, Singkawang dan sekitarnya
< 2,0
22.000
> 2,0
23.000
Makassar, Maros, Luwu, Sidrap, Parepare, Enrekang dan sekitarnya
< 2,0
22.000
> 2,0
23.000
Palu, Poso, Donggala dan sekitarnya
< 2,0
24.000
> 2,0
24.000
Manado, Minahasa, Kotamobagu dan sekitrnya
< 2,0
16.000
> 2,0
15.000
Bandar lampung, Metro, Kalianda, Kotabumi dan sekitarny
< 1,0
23.500
1,0 – 1,2
23.500
1,2 – 1,4
23.000
1,4 – 1,6
22.000
1,6 – 1,8
21.500
> 1,8
21.500
Palembang, Musi Rawas, OKU dan skitarnya
< 2,0
19.000
> 2,0
19.000
Lubuklinggau dan sektarnya
< 2,0
21.000
> 2,0
 21.000
Bengkulu, Mukomuko, Rejang Lebong, Kepahiang dan sekitarny
< 2,0
23.500
> 2,0
23.500
Jambi dan sekitrnya
< 2,0
 20.000
> 2,0
 20.000
Muarabungo dan skitarnya
< 2,0
 20.000
> 2,0
 20.000
Padang dan sektarnya
< 2,0
 21.000
> 2,0
 21.000
Payakumbuh dan sekitarny
< 2,0
21.000
> 2,0
21.000
Pekanbaru dan sekitarnya
< 2,0
20.000
> 2,0
20.000
Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan dan sekitrnya
< 2,0
21.500
> 2,0
21.500
Lombok dan sekitarny
< 2,0
21.000
> 2,0
 21.000


Nah itulah daftar harga mengenai ayam broiler, tabel di atas sewaktu waktu dapat berubah, baik lusa, minggu depan dan bahkan hari ini. apabila ada perubahan harga kami akan segera membenahi urutan harga di atas. Kisaran harga di atas mudah mudahan dapat membantu anda semua dalam mengatasi masalah tentang harga ayam terkini.

Baca juga


Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Daftar Harga Ayam Broiler Hari ini Februari 2016 simak terus perubahan harga ayam hari ini di situs kami, semoga bermanfaat dan sampai jumpa ^_^